ASSALAMU'ALAIKUM....SELAMAT DATANG DIBLOG KHAIRUL....

Jumat, Desember 28, 2007

RENUNGAN

RENUNGAN
RENUNGAN

Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk
disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan !!!
Betapa giatnya kita atau langsung menghadapnya kita apabila dipanggil oleh Atasan tapi
Apabila terdengar panggilan Allah telah datang melalui Azan kebanyakan kita mengabaikannya malah menunda-nunda untuk memenuhi panggilan tersebut, padahal itu panggilan dari Allah, Tuhan yang menguasai seluruh alam.
Betapa sulitnya untuk menyediakan waktu untuk sholat 5 waktu; namun
Betapa mudahnya menyesuaikan waktu dalam sekejap untuk/pada saat meeting.
Betapa lamanya melayani Allah selama 15 menit dalam shalat namun
Betapa singkatnya kalau kita melihat film.

Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun
Betapa mudahnya kalau mengobrol atau ngegosip dengan pacar / teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.
Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra time namun
kita mengeluh ketika khotbah jum’at di masjid lebih lama sedikit daripada biasanya.
Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur’an tetapi
Betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.
Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun mereka lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid.
Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa Ramadhan.
Betapa sulitnya untuk mempelajari arti yang terkandung di dalam al qur’an; namun Betapa mudahnya untuk mengulang-ulangi gosip yang sama kepada orang lain.
Betapa mudahnya kita mempercayai apa yang dikatakan oleh koran namun
Betapa kita meragukan apa yang dikatakan oleh Kitab Suci AlQuran.
Betapa setiap orang ingin masuk sorga seandainya tidak perlu untuk percaya atau berpikir, atau mengatakan apa-apa, atau berbuat apa-apa.
Betapa mudahnya kita untuk jujur kepada teman dekat kita, namun terkadang kita lupa/enggan untuk jujur kepada diri kira sendiri atas kesala

Kamis, Desember 20, 2007

PENGENALAN JARINGAN



Apa itu LAN? Dan apa pula itu Topologi Jaringan?

Mungkin banyak anda temukan berbagai tulisan mengenai LAN dan Topologi Jaringan jika anda browsing pada search engine di Internet. Pada tulisan ini, saya hanya ingin me-review tentang pengenalan Jaringan dan Topologi Jaringan.

Sebelumnya, kita jawab dulu pertanyaan diatas, apa itu LAN?

LAN adalah singkatan dari Local Area Network, yang dapat kita definisikan sebagai jaringan sejumlah system komputer yang lokasinya terbatas dan tidak menggunakan fasilitas komunikasi umum.

Ada beberapa komponen dasar yang biasanya membentuk suatu LAN, yaitu:

  1. Workstation, merupakan node atau host yang berupa sistem komputer (PC, minicomputer atau mainframe)
  2. Server, adalah perangkat keras atau hardware yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut.
  3. Link, merupakan media transmisi yang umumnya berupa kabel (Kabel Twisted Pair, Kabel Coaxial, Kabel Fiber Optik).
  4. NIC (Network Interface Card), merupakan rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network protocol.
  5. Network Software, merupakan aplikasi yang memungkinkan sistem komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer lain.

Sedangkan peralatan pendukung untuk jaringan LAN diantaranya adalah :

  1. Repeater
  2. Bridge
  3. Hub
  4. Switch
  5. Router

Perbedaan utama antara Hub dengan Switch yaitu Hub tidak memiliki fasilitas routing, sehingga semua informasi yang datang akan dikirimkan ke semua komputer. Sedangkan Switch memiliki fasilitas routing sehingga informasi yang diterima hanya dikirimkan ke komputer tujuan.

Lalu apa itu Topologi Jaringan?

Menurut wikipedia, Topologi Jaringan adalah “ the study of the arrangement or mapping of the elements (links, nodes, etc) of a network, yang dapat diartikan sebagai hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link dan lainnya.
Setiap jenis topologi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan dan pengguna.

Berikut adalah uraian beberapa jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya, yaitu:

1. Star Network

Beberapa node dihubungkan dengan satu node pusat (central atau host node) yang membentuk jaringan seperti bentuk bintang (Star). Semua komunikasi ditangani mediator langsung oleh central node. Central node biasanya berupa terminal/komputer mini atau computer mikro melalui satu link.
Kelebihan pada topologi bintang ini adalah control manajemen lebih mudah karena terpusat dan bila satu node rusak tidak akan mengganggu node yang lain. Sedangkan kekurangannya adalah jika central node rusak maka semua tidak dapat berfungsi.

2. Hierarchical Tree Network

Network ini berbentuk seperti pohon yang bercabang yang terdiri dari central node dihubungkan dengan node lain secara berjenjang. Central node biasanya berupa large computer sebagai host komputer yang merupakan jenjang tertinggi (Top Hierarchical) yang bertugas mengkoordinasi dan mengendalikan node jenjang dibawahnya yang dapat berupa mini computer / micro computer.
Kelebihan dari topologi ini adalah kontrol manajemen lebih mudah karena terpusat dibagi dalam jenjang-jenjang. Sedang kekurangannya adalah bila satu node rusak maka jenjang dibawahnya tidak akan berfungsi. Bila Top Hierarchical
rusak maka seluruh node tidak bisa berfungsi.

3. Loop Network

Merupakan hubungan antar node secara serial dalam bentuk lingkaran tertutup, dalam bentuk ini tidak ada central node / host node, semua mempunyai status yang sama.
Kelebihannya adalah semua node mempunyai status yang sama dan masing-masing node dapat melakukan tugas operasi yang berbeda. Sedangkan kekurangan dari topologi ini adalah bila satu node rusak maka akan mengganggu komunikasi node yang lainnnya serta control manajemen lebih sulit karena desentralisasi

4. Bus Network

Bentuk ini menghubungkan beberapa node dalam jalur data (bus) masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda-beda. Seperti halnya pada loop network tidak ada central node dan semua node mempunyai status yang sama.
Kelebihan pada topologi ini adalah bila satu node rusak tidak akan mengganggu node lainnya dan masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda. Kekurangan dari topologi ini adalah bila bus rusak semua node tidak dapat berfungsi serta kontrol manajemen lebih sulit karena desentralisasi.

5. Ring Network

Bentuk ini merupakan gabungan bentuk loop network dan bus network. Jika salah satu node tidak berfungsi/rusak, maka tidak akan mempengaruhi komunikasi node yang lain karena terpisah dari jalur data.
Kelebihannya bila satu node rusak tidak akan mengganggu node yang lainnya serta masing-masing node dapat melakukan tugas-tugas operasi yang berbeda. Sedangkan kekurangannya adalah bila link rusak semua node tidak berfungsi dan kontrol manajemen lebih sulit karena desentralisasi.

6. Web Network

Web Network atau Mesh Network / Plex Network merupakan bentuk network yang masing-masing node dalam network dapat berhubungan dengan node yang lainnya melalui beberapa link. Suatu bentuk web network yang mempunyai n buah node akan menggunakan link sebanyak : n x (n – 1) link.
Kelebihannya node yang satu dapat berhubungan dengan node yang lain secara bebas dan bila satu node rusak, yang lain masih dapat berhubungan. Kekurangannya adalah terlalu banyak link sehingga biaya lebih mahal serta kontrol manajemen sulit karena desentralisasi.

7. Meta Network

Meta Network atau Hybrid Network adalah gabungan dari beberapa network

Nah, itulah sekelumit uraian dari saya mengenai LAN dan Topologi Jaringan, semoga bisa menjadi tambahan bagi anda yang membutuhkan dan semoga bermanfaat (khususnya bagi newbie seperti saya :p).

Referensi:

http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan

http://en.wikipedia.org/wiki/Network_topology

Selasa, Desember 18, 2007

Qur'an in Word

Mungkin kamu pernah mengalami saat di beri tugas oleh guru atau dosen Agama Islam di sekolah / kampus kamu, yang dalam tugas itu kamu harus memasukkan teks arabic (Al-Qur’an) sebelum di print out. Sedangkan dirumah belum punya font arabic yang support bahasa Al-Qur’an, lalu kamu pergi ke rental komputer dengan harapan tugas akan terselesaikan dengan baik. Sialnya, rental komputer yang kamu kunjungi pun belum mempunyai font arabic atau apapun yang support menulis bahasa Al-Quran (rental komputernya ga gaul kali ya : p ).

Pernahkah kamu mengalami kesulitan seperti cerita diatas ?

Jika jawaban kamu “tidak pernah!” silahkan kamu baca artikel yang lain saja :p, tapi jika jawaban kamu “pernah”, maka silahkan simak artikel ringan berikut yang mungkin bisa memberikan solusinya : p.

Sekarang kita tidak perlu bingung lagi apabila menghadapi hal semacam diatas, karena sudah ada Program (plugin) untuk Microsoft Office Word yang bisa membantu kita dalam mengatasi hal tersebut.

Quran in word begitulah sang pembuat program (plugin) ini menamakan hasil karyanya, Program (plugin) ini adalah hasil karya Mohamad Taufiq (Indonesia). Program tersebut bisa kamu dapatkan secara gratis dalam beberapa bahasa dialamat berikut ini :

Bahasa Indonesia : http://myquran.org/msword/Quran/SetupQuranInWordInd1.3.zip

Bahasa Inggris : http://myquran.org/msword/Quran/SetupQuranInWordEnglish1.3.zip

Bahasa Malaysia : http://myquran.org/msword/Quran/SetupQuranInWordMalay1.3.zip

Bahasa Geman : http://myquran.org/msword/Quran/SetupQuranInWordGerman1.3.zip

Bahasa Bosnia : http://myquran.org/msword/Quran/SetupQuranInWordBosnia1.3.zip

Bahasa Farsi/Persian : http://myquran.org/msword/Quran/SetupQuranInWordFarsi1.3.zip

Bahasa Rusia : http://myquran.org/msword/Quran/SetupQuranInWordRussian1.3.zip

Tapi untuk kamu yang membutuhkan beberapa bahasa sekaligus, kamu tidak perlu mendownload semua file installernya, kamu Cuma perlu salah satu saja dari beberapa file diatas, kemudian kamu cukup mengkopi file bahasanya saja, dan file – file tersebut bias kamu dapatkan dialamat berikut ini :

Inggris (Yusuf Ali) : http://myquran.org/msword/Quran/English%20Yusuf%20Ali.zip

Inggris (Muhsin Khan) : http://myquran.org/msword/Quran/English%20Muhsin%20Khan.zip

Indonesia : http://myquran.org/msword/Quran/Indonesia.zip

Malaysia : http://myquran.org/msword/Quran/Malay.zip

German : http://myquran.org/msword/Quran/German.zip

Bosnia : http://myquran.org/msword/Quran/Bosnia.zip

Spanyol : http://myquran.org/msword/Quran/Spanish.zip

Francis : http://myquran.org/msword/Quran/French.zip

Albania : http://myquran.org/msword/Quran/French.zip

Rusia : http://myquran.org/msword/Quran/Russian.zip

Persian : http://myquran.org/msword/Quran/Farsi.zip

Setelah kamu mendownload beberapa file yang kamu butuhkan, selanjutnya kamu yang harus kamu lakukan adalah mengekstrak dan kemudian menginstall file SetupQuranInWordInd.exe misalnya (saya menggunakan Quran In Word versi bahasa Indonesia), setelah terinstall kemudian kamu ekstrak file – file bahasanya ke lokasi program filesquran_in_word. (untuk lebih jelas silahkan baca di http://myquran.org/msword)

Nah,…. Sekarang kamu tinggal mencoba menggunakannya, dengan cara membuka Microsoft Word kamu, maka di dalam Microsoft Word kamu akan muncul toolbar tambahan disamping kanan menu “Help” yang bertuliskan “Al-Quran”, kemudian untuk memasukan surat / ayat – ayat Al-Qur’an kedalam bekas ketikan, yaitu dengan cara meng klik toolbar “Al-Quran” kemudian klik “Get Arabic+Translation” kemudian kamu tentukan surat, ayat, bahasa dan ukuran fontnya, kemudian kamu tentukan pilihan baris penulisan ayat dan terjemahannya, karena disini tersedia tiga pilihan baris penulisan, yaitu :

Unicode

Jika kamu memilih unicode, maka penulisan setiap ayat yang ada masukan akan ditulis bersambung dalam satu barisan penuh, kemudian terjemahannya ditulis dalam baris berikutnya.

New Line

Jika kamu memilih New Line, maka penulisan setiap satu ayat akan ditulis dalam satu baris, kemudian terjemahannya.

Switch

Jika kamu memilih switch, maka setiap penulisan ayat akan diselangi oleh terjemahannya masing – masing.

Nah … mudah kan ?

Sekarang kamu tidak perlu bingung lagi kalau menghadapi kesulitan seperti ini.

Tapi ada sedikit kekurangan yang dari program ini, karena tulisan arab yang kamu tulis tadi tidak akan muncul sesuai dengan yang kamu buat jika dibuka dengan Office yang tidak terinstall program ini. Dengan kata lain, program ini harus terinstall disetiap Office yang akan kamu gunakan untuk membuka file tadi.

Untuk hal ini kamu juga tidak perlu bingung, karena saya sudah temukan solusinya, apabila kamu ingin mencetak file tadi ditempat lain (tidak terinstall program Alquran in word) kamu masih bisa melakukannya dengan cara merubah file word yang kamu buat tadi kedalam format pdf, kemudian ditempat kamu mau mencetak kamu bisa membukanya dengan menggunakan adobe acrobat reader 8 (saya mencoba v5 dan 6 tidak bisa : p ) atau kamu juga bisa membukanya menggunakan Foxit Reader yang bisa kamu download di http://www.foxitsoftware.com/pdf/reader_2/down_reader.htm

Sekian dulu artikel dari saya semoga bermanfaat buat kamu.

Sampai jumpa pada artikel berikutnya.

Senin, Desember 17, 2007

TESTER TINGKAT STRES SESEORANG

Bila makin cepat bergeraknya, makin stresslah Anda !!!!!!!

Seorang guru mengatakan Saya merasa gambarnya bergerak tetapi perlahan, seperti bernafasGambar-gambar ini dipergunakan untuk mengetahui level stress yang dapat ditangani seseorang.

Semakin perlahan pergerakan gambarnya, semakin baik kemampuan seseorang mengatasi stress. Seorang kriminal yang pernah di test mengatakan gambar-gambar tersebut berputar sangat cepat. Seorang usia lanjut dan anak-anak mengatakan gambarnya tidak
bergerak. Gambar-gambar ini tidak ada yang animasi, semua adalah gambar statis. Selamat mencoba sejauh mana anda dapat mengatasi stress !!!!!!!!:)

Test Stress 1

Test Stress 2

Jumat, Desember 14, 2007

Tauhid & Rezeki

Oleh Sabrul Jamil

Pukul lima sore sudah lama berlalu. Maghrib memang masih belum waktunya. Sang artis terkenal itu bergegas menunaikan sholat Ashar. Ada perasaan bersalah yang susah payah ditepisnya. Tapi mau bagaimana lagi? Jadualnya memang padat.

Usai sholat, dia berniat berdoa. Bukan karena ada permohonan khusus, melainkan karena kebiasaan atau refeks saja. Namun ada SMS masuk ke telepon selulernya. Dari managernya. Ada order gede, dan dia diminta segera menemui si Bos. Sekarang, karena tidak ada waktu lagi, dan si Bos sangat sibuk. Sang artis dengan cepat memutuskan untuk membatalkan doanya, menuju kendaraan, dan memacunya. Ia tahu maghrib sudah menjelang. Namun ia memutuskan untuk ‘lihat bagaimana nantilah!’

Di perjalanan, adzan berkumandang. Nuraninya pun menyapa lembut, namun gelisah. Begitu tinggikah penghargaannya kepada si Bos? Sebegitu tingginya sehingga mengalahkan penghargaannya kepada Sang Pemberi Rizki? Demikian gugat sang nurani. Perasaan bersalah mengaliri seluruh jiwanya. Ia tahu, ia harus berubah. Ia juga tahu, ia tidak boleh menunda. Akhirnya ia putuskan, jika bertemu Masjid terdekat ia akan berhenti. Bagaimana janji bertemu si Bos? Biarlah Allah yang mengurus rizkinya. Demikian pikir Sang Artis.

Sang Artis menuturkan pengalaman ini kepada saya, yang mendengarkan dengan ta’zim. Sebenarnya Saya jarang bertemu artis manapun, apalagi artis papan atas. Di sisi lain, Saya sendiri memang tidak pernah berkeinginan untuk bertemu artis manapun.

Namun artis yang satu ini memang berbeda. Ia memiliki semangat untuk membantu syiar keIslaman. Walaupun belum sepenuhnya lepas dari kehidupan glamour, namun keinginannya untuk berbuat sesuatu terhadap Islam memancing simpati Saya.

Akhirnya mereka bertemu. Sang artis bersedia memberikan sedikit tausyiah untuk remaja, dengan bayaran yang nyaris gratis untuk ukuran seorang artis. Dan Sang artis pun menceritakan salah satu pengalaman rohaninya, sebagaimana dikisahkan di awal tulisan ini.

* * * * *

“Sebenarnya kisah Artis tadi adalah salah satu pelajaran tentang ketauhidan”, demikian kata salah seorang Ustadz di Masjid tempat saya tinggal.

“Tauhid? Apakah benar sedalam itu, Ustadz?” tanya saya keheranan.

“Ya, cerita tadi memang kecil dan sederhana, namun hakikatnya sungguh dalam. Cerita tadi adalah salah satu fragment tentang ketauhidan. Betapa tidak. Teori tauhid memang mengajarkan kita untuk meyakini bahwa hanya Allah Yang Maha Pemberi Rizki. Namun implementasi tauhid kita sering kali jauh dari itu.

“Kita masih lebih sering ‘memohon’ kepada atasan atau manusia-manusia lain yang kita anggap dapat mengalirkan rizki kepada kita. Kita juga lebih takut kepada mereka. Juga lebih berharap. Di mata kita, mereka sangat berwibawa dan sangat patut dihormati.

“Untuk itu, kadang-kadang kita rela mengorbankan hal-hal yang sebenarnya prinsip. Menggeser-geser, bahkan meninggalkan sholat, hanya karena harus mengejar deadline tugas yang diberikan oleh si Bos, adalah contoh sederhana namun sering kita temui sehari-hari”, demikian urai Sang Ustadz.

“Gejala lainnya adalah kita jadi sering malas berdoa, karena rasanya ‘kurang konkret’. Jauh lebih konkret bekerja dan ‘memohon’ kepada orang-orang yang ‘memberi’ rizki kepada kita.

“Sholat kita pun jadi kering. Kita tidak sungguh-sungguh merasakan kehadiran Allah di hadapan kita. Karena sebelum sholat kita tidak mempersiapkan jiwa untuk memohon dan meminta. Kita tidak menyiapkan proposal apapun ketika menghadap kepadaNya. Kenapa? Karena kita memang tidak sungguh-sungguh merasa menghadap kepadaNya.

“Bandingkan ketika kita membuat proposal fund raising atau pengumpulan dana kepada donatur atau sponsor. Kita menyiapkan segalanya dengan begitu rapih dan detail. Juga apik dan indah. Itu semua kita lakukan karena besarnya harapan kita terhadap pertolongan calon donatur atau sponsor tersebut. ” Sang Usatdz menjelaskan panjang lebar.

“Kadang-kadang, ketika kantor kita melakukan praktek kecurangan, loyalitas kita kepada kantor atau perusahaan tempat kita bekerja lebih kuat dari pada kepada Allah. ” Tandas Sang Ustadz.

Saya dan beberapa jama’ah lainnya manggut-manggut.

“Tapi bukankah Islam mengajarkan kita untuk bekerja profesional dan sungguh-sungguh?” Salah seorang jamaah mencoba mengklarifikasi.

“Betul sekali. Profesional berarti bekerja sesuai standar dan etika profesi yang bersangkutan. Jika profesinya dokter, bekerjalah sesuai standar dan etika kedokteran. Demikian pula arsitek, teknisi, IT, guru, bahkan mungkin da’i. Dan setahu saya, tak satu profesi pun yang mengajarkan kecurangan dan ketidaketisan”, demikian penjelasan Sang Ustadz.

“Kadang-kadang, saya sengaja menunda waktu sholat, karena pekerjaan belum selesai. Saya merasa lebih profesional jika pekerjaan sudah selesai, baru mengerjakan sholat”, orang tadi masih mencoba menjelaskan argumentasinya.

Sang Ustadz tersenyum. Kemudian menjawab dengan tenang, “Sebenarnya memang tergantung profesinya. Kalau profesi Anda adalah seorang dokter, apalagi dokter bedah, memang tidak bijaksana meninggalkan pasien dengan luka menganga. Walaupun sedapat mungkin kita menjadualkan pembedahan dengan perkiraan tidak melampaui waktu sholat. Namun terkadang hal itu memang sulit dilakukan.

“Ada pula profesi pemadam kebakaran, juga polisi yang sedang dalam operasi menangkap pelaku tindak kriminal. Namun itu semua adalah profesi khusus, sehingga memang perlu perlakuan khusus. Sedangkan yang saya maksud dalam penjelasan di atas adalah profesi yang umum, yaitu orang-orang dengan jadual kerja yang teratur. Jam masuk kantornya jelas, jam istirahatnya pasti, begitu pula jam pulangnya. ”

“Ustadz, adakah contoh lain selain menunda-nunda sholat?” Tanya jama’ah yang lain.

“Ada. Misalnya, enggan membayar zakat, apalagi infaq. Kita tahu, zakat itu sudah jelas ukurannya. Sedangkan infaq itu bebas besarnya. Nah, karena begitu takutnya kita akan kekurangan rizki, kita malas mengeluarkan zakat dan infaq. Tanda bahwa kita malas adalah kita ketika kita tidak menyediakan anggaran khusus atau rutin untuk kedua pos itu.

“Kita tidak begitu yakin dengan janji Allah, bahwa DIA akan mencukupi seluruh kebutuhan kita. Kita takut miskin karena berinfaq.

“Jadi, semuanya kembali berakar kepada ketauhidan”, jelas Sang Ustadz.

“Nah, mulai sekarang, bersegeralah setiap kali ada SMS atau calling dari Allah, ” demikian Sang Ustadz mengakhiri penjelasannya, sambil tersenyum.

Sumber : Eramuslim.com

Kamis, November 29, 2007

Membuat e book

Pernahkah mengunjungi website yang isinya sangat menarik ? penuh dengan artikel-artikel bagus ? dan ingin seandainya semua (sebagian besar) isinya/artikel bisa kita baca dirumah tanpa perlu konek ke Internet ? Jika ya, ada software yang bisa dicoba, yang mungkin sebagian Netter sudah tidak asing lagi, yaitu HTTrack ( Opensource) dan juga WebCopier (shareware ). Meskipun webcopier berlisensi shareware, tetapi bisa kita gunakan full selama 15 hari, jadi cukup bermanfaat. Jika ingin yang free, gunakan HTTrack. Mungkin juga banyak software sejenis yang lain, tetapi disini saya cukupkan dua saja. Keduanya bisa kita gunakan untuk download isi (Contents) dari sebuah website, kemudian dibuka/baca secara off-line (nb. Tidak semua web/blog bisa didownload menggunakan aplikasi seperti ini).

Jika kita sudah download semua file yang ada, maka kita bisa membuka file yang bernama index.html atau default.html, dan jika download berhasil maka kita bisa browsing file-file yang ada secara off-line (link-linknya otomatis akan tetap terjaga). Yang perlu diperhatikan, jika isi sebuah web banyak, maka mungkin perlu kesabaran untuk mendownload semua isinya, apalagi jika akses Internet naik turun. Sebaiknya juga diatur, agar download hanya artikel (Html saja) dan file tambahan yang ukurannya besar diabaikan.

Permasalahan yang terkadang muncul adalah banyaknya file yang di download, mungkin bisa mencapai ribuan. Jika seperti ini, tentu cukup merepotkan. Apalagi ukurannya juga relatif besar. Mungkin bisa dikompress, tetapi proses decompressnya memerlukan waktu dan tidak praktis. Salah satu alternatifnya adalah membuat semua file yang ada menjadi sebuah file saja yang simple, menarik, praktis dan langsung bisa dibaca. Bagaimana caranya ?

Salah satu caranya adalah menggunakan HTML workshop. Aplikasi ini digunakan untuk membuat Compiled HTML help ( *.chm atau *.hlp ). Sebelumnya silahkan download HTMLHelp.exe disini. Didalamnya sudah disertakan help dan dokumentasinya. Setelah diinstall dibuka HTML Help Workshop atau langsung buka file yang bernama hhw.exe. Langkahnya sebagai berikut :

  1. Pilih File > New > Project
  2. Klik Next ditampilan yang muncul, abaikan opsi “Convert Winhelp Project”
  3. Dibagian New Project — Destination, Isi dengan nama project.
  4. Dibagian New Project — Existing Files, pilih HTML Files(.htm), kemudian klik Next
  5. Dibagian New Project — HTML Files, Klik Add.. dan cari file yang merupakan index web yang kita download. Biasanya index.html, default.html atau sejenisnya.
  6. Klik Next dan Finish
  7. Untuk menghasilkan file chm, pilih menu File > Compile… Di tampilan yang muncul klik Compile. Maka jika proses berhasil, akan dihasilkan file chm

Cara diatas hanya akan menghasilkan sebuah file chm yang belum tampil fasilitas search. Untuk menambah fasilitas ini dan menu lainnya, bisa di atur di bagian Project Options (Klik Icon kiri paling atas di tab Project). Kemudian, dibagian Tab Compiler beri tanda cek di opsi “compile full text-search information”. Selain itu dapat juga dicoba-coba opsi lainnya. Atau juga mengedit file project yang kita buat dengan notepad dan dibuka melalui Help workshop ini. Selengkapnya bisa dilihat dokumentasi yang telah disertakan. Dengan adanya fasilitas pecarian ini, tentu akan lebih bermanfaat. Apalagi file chm ini juga otomatis dikompress, sehingga ukurannya cukup kecil.

Yang perlu diperhatikan bahwa tidak semua halaman web yang di download bisa di kompilasi menjadi chm, hal ini menyangkut komplektifitas dokumen. Jika banyak terdapat kode Javascript atau script lainnya, maka kemungkinan gagal. Sebaliknya untuk halaman web dengan konten html yang sederhana maka kemungkinan berhasil cukup tinggi.

Jika cara diatas terlalu sulit, bisa dicoba menggunakan software htm2chm yang secara otomatis menghasilkan file chm, tinggal melakukan sedikit konfigurasi dan mengatur setting yang tersedia. Bisa download htm2chm disini

Jika hanya ingin membuat ebooks dalam format html untuk beberapa file atau kita ingin memasukkan/menulis artikel-artikelnya sendiri, bisa digunakan HelpMaker, yang bisa download disini

Menerjemahkan Angka ke Kata-kata dalam Microsoft Excel

Ini salah satu cara bagaimana menerjemahkan angka ke dalam kata-kata dengan Visual Basic for Application dan nantinya akan dikenali sebagai macro. Fungsi dalam list program yang dipakai nantinya sebenarnya dapat digunakan pada aplikasi MS Office atau aplikasi Visual Basic lainnya namun pada bahasan ini dibatasi pada penggunaan dalam aplikasi MS Excel karena keterbatasan pengetahuan saya. Bagi yang sudah terbiasa pada penggunaan Visual Basic Editor pada MS Excel dapat langsung ke bagian list program.

List Program untuk bahasa Indonesia:

'Fungsi Terbilang dengan VBA untuk MS Office
'Ditulis oleh maseko
 
'Fungsi penterjemahan masing-masing angka
Private Function KeKata(Nomor)
TrjKata = Array("", "satu", "dua", "tiga", "empat", "lima", "enam", "tujuh", "delapan", "sembilan")
KeKata = TrjKata(Nomor)
End Function
 
'Mulai penulisan Fungsi Terbilang
Public Function terbilang(Nilai_Angka, Optional Style = 4, Optional Satuan = "")
Angka = Fix(Abs(Nilai_Angka))
'Desimal dibelakang koma
des1 = Mid(Abs(Nilai_Angka), Len(Angka) + 2, 1)
des2 = Mid(Abs(Nilai_Angka), Len(Angka) + 3, 1)
 
If des2 = "" Then
    If des1 = "" Or des1 = "0" Then
    Koma = ""
    Else
    Koma = " koma " & KeKata(des1)
    End If
ElseIf des2 = "0" Then
    If des1 = "0" Then
    Koma = ""
    ElseIf des1 = "1" Then
    Koma = " koma sepuluh"
    Else
    Koma = " koma " & KeKata(des1) & " puluh"
    End If
Else
    If des1 = "0" Then
    Koma = " koma nol " & KeKata(des2)
    ElseIf des1 = "1" Then
        If des2 = "1" Then
        Koma = " koma sebelas"
        Else
        Koma = " koma " & KeKata(des2) & " belas"
        End If
    Else
    Koma = " koma " & KeKata(des1) & " puluh " & KeKata(des2)
    End If
End If
'Misahin Angka
No1 = Left(Right(Angka, 1), 1)
No2 = Left(Right(Angka, 2), 1)
No3 = Left(Right(Angka, 3), 1)
No4 = Left(Right(Angka, 4), 1)
No5 = Left(Right(Angka, 5), 1)
No6 = Left(Right(Angka, 6), 1)
No7 = Left(Right(Angka, 7), 1)
No8 = Left(Right(Angka, 8), 1)
No9 = Left(Right(Angka, 9), 1)
No10 = Left(Right(Angka, 10), 1)
No11 = Left(Right(Angka, 11), 1)
No12 = Left(Right(Angka, 12), 1)
No13 = Left(Right(Angka, 13), 1)
No14 = Left(Right(Angka, 14), 1)
No15 = Left(Right(Angka, 15), 1)
'Satuan
If Len(Angka) >= 1 Then
    If Len(Angka) = 1 And No1 = 1 Then
    Nomor1 = "satu"
    ElseIf Len(Angka) = 1 And No1 = 0 Then
    Nomor1 = "Nol"
    ElseIf No2 = "1" Then
        If No1 = "1" Then
        Nomor1 = "sebelas"
        ElseIf No1 = "0" Then
        Nomor1 = "sepuluh"
        Else
        Nomor1 = KeKata(No1) & " belas"
        End If
    
    Else
    Nomor1 = KeKata(No1)
    End If
Else
Nomor1 = ""
End If
 
'Puluhan
If Len(Angka) >= 2 Then
    If No2 = 1 Or No2 = "0" Then
    Nomor2 = ""
    Else
    Nomor2 = KeKata(No2) & " puluh "
    End If
Else
Nomor2 = ""
End If
'Ratusan
If Len(Angka) >= 3 Then
    If No3 = "1" Then
    Nomor3 = "seratus "
    ElseIf No3 = "0" Then
    Nomor3 = ""
    Else
    Nomor3 = KeKata(No3) & " ratus "
    End If
Else
Nomor3 = ""
End If
'Ribuan
If Len(Angka) >= 4 Then
    If No6 = "0" And No5 = "0" And No4 = "0" Then
    Nomor4 = ""
    ElseIf (No4 = "1" And Len(Angka) = 4) Or (No6 = "0" And No5 = "0" And No4 = "1") Then
    Nomor4 = "seribu "
    ElseIf No5 = "1" Then
        If No4 = "1" Then
        Nomor4 = "sebelas ribu "
        ElseIf No4 = "0" Then
        Nomor4 = "sepuluh ribu "
        Else
        Nomor4 = KeKata(No4) & " belas ribu "
        End If
 
    Else
    Nomor4 = KeKata(No4) & " ribu "
    End If
Else
Nomor4 = ""
End If
'Puluhan ribu
If Len(Angka) >= 5 Then
    If No5 = "1" Or No5 = "0" Then
    Nomor5 = ""
    Else
    Nomor5 = KeKata(No5) & " puluh "
    End If
Else
Nomor5 = ""
End If
'Ratusan Ribu
If Len(Angka) >= 6 Then
    If No6 = "1" Then
    Nomor6 = "seratus "
    ElseIf No6 = "0" Then
    Nomor6 = ""
    Else
    Nomor6 = KeKata(No6) & " ratus "
    End If
Else
Nomor6 = ""
End If
'Jutaan
If Len(Angka) >= 7 Then
    If No9 = "0" And No8 = "0" And No7 = "0" Then
    Nomor7 = ""
    ElseIf No7 = "1" And Len(Angka) = 7 Then
    Nomor7 = "satu juta "
    ElseIf No8 = "1" Then
        If No7 = "1" Then
        Nomor7 = "sebelas juta "
        ElseIf No7 = "0" Then
        Nomor7 = "sepuluh juta "
        Else
        Nomor7 = KeKata(No7) & " belas juta "
        End If
 
    Else
    Nomor7 = KeKata(No7) & " juta "
    End If
Else
Nomor7 = ""
End If
'Puluhan juta
If Len(Angka) >= 8 Then
    If No8 = "1" Or No8 = "0" Then
    Nomor8 = ""
    Else
    Nomor8 = KeKata(No8) & " puluh "
    End If
Else
Nomor8 = ""
End If
'Ratusan juta
If Len(Angka) >= 9 Then
    If No9 = "1" Then
    Nomor9 = "seratus "
    ElseIf No9 = "0" Then
    Nomor9 = ""
    Else
    Nomor9 = KeKata(No9) & " ratus "
    End If
Else
Nomor9 = ""
End If
'Milyar
If Len(Angka) >= 10 Then
    If No12 = "0" And No11 = "0" And No10 = "0" Then
    Nomor10 = ""
    ElseIf No10 = "1" And Len(Angka) = 10 Then
    Nomor10 = "satu milyar "
    ElseIf No11 = "1" Then
        If No10 = "1" Then
        Nomor10 = "sebelas milyar "
        ElseIf No10 = "0" Then
        Nomor10 = "sepuluh milyar "
        Else
        Nomor10 = KeKata(No10) & " belas milyar "
        End If
 
    Else
    Nomor10 = KeKata(No10) & " milyar "
    End If
Else
Nomor10 = ""
End If
'Puluhan Milyar
If Len(Angka) >= 11 Then
    If No11 = "1" Or No11 = "0" Then
    Nomor11 = ""
    Else
    Nomor11 = KeKata(No11) & " puluh "
    End If
Else
Nomor11 = ""
End If
'Ratusan Milyar
If Len(Angka) >= 12 Then
    If No12 = "1" Then
    Nomor12 = "seratus "
    ElseIf No12 = "0" Then
    Nomor12 = ""
    Else
    Nomor12 = KeKata(No12) & " ratus "
    End If
Else
Nomor12 = ""
End If
'Triliun
If Len(Angka) >= 13 Then
    If No15 = "0" And No14 = "0" And No13 = "0" Then
    Nomor13 = ""
    ElseIf No13 = "1" And Len(Angka) = 13 Then
    Nomor13 = "satu triliun "
    ElseIf No14 = "1" Then
        If No13 = "1" Then
        Nomor13 = "sebelas triliun "
        ElseIf No13 = "0" Then
        Nomor13 = "sepuluh triliun "
        Else
        Nomor13 = KeKata(No13) & " belas triliun "
        End If
 
    Else
    Nomor13 = KeKata(No13) & " triliun "
    End If
Else
Nomor13 = ""
End If
'Puluhan triliun
If Len(Angka) >= 14 Then
    If No14 = "1" Or No14 = "0" Then
    Nomor14 = ""
    Else
    Nomor14 = KeKata(No14) & " puluh "
    End If
Else
Nomor14 = ""
End If
'Ratusan triliun
If Len(Angka) >= 15 Then
    If No15 = "1" Then
    Nomor15 = "seratus "
    ElseIf No15 = "0" Then
    Nomor15 = ""
    Else
    Nomor15 = KeKata(No15) & " ratus "
    End If
Else
Nomor15 = ""
End If
 
If Len(Angka) > 15 Then
bilang = "Digit Angka Terlalu Banyak"
Else
    If IsNull(Nilai_Angka) Then
    bilang = ""
    ElseIf Nilai_Angka <>
    bilang = "minus " & Trim(Nomor15 & Nomor14 & Nomor13 & Nomor12 & Nomor11 & Nomor10 & Nomor9 & Nomor8 & Nomor7 _
    & Nomor6 & Nomor5 & Nomor4 & Nomor3 & Nomor2 & Nomor1 & Koma & " " & Satuan)
    Else
    bilang = Trim(Nomor15 & Nomor14 & Nomor13 & Nomor12 & Nomor11 & Nomor10 & Nomor9 & Nomor8 & Nomor7 _
    & Nomor6 & Nomor5 & Nomor4 & Nomor3 & Nomor2 & Nomor1 & Koma & " " & Satuan)
    End If
End If
If Style = 4 Then
terbilang = StrConv(Left(bilang, 1), 1) & StrConv(Mid(bilang, 2, 1000), 2)
Else
terbilang = StrConv(bilang, Style)
End If
terbilang = Replace(terbilang, "  ", " ", 1, 1000, vbTextCompare)
 
End Function
 

List Program untuk bahasa Indonesia:

Private Function SpellDigit(strNumeric As Integer)
Dim cRet As String
On Error GoTo Pesan
cRet = “”
Select Case strNumeric
Case 0: cRet = ” zero”
Case 1: cRet = ” one”
Case 2: cRet = ” two”
Case 3: cRet = ” three”
Case 4: cRet = ” four”
Case 5: cRet = ” five”
Case 6: cRet = ” six”
Case 7: cRet = ” seven”
Case 8: cRet = ” eight”
Case 9: cRet = ” nine”
Case 10: cRet = ” ten”
Case 11: cRet = ” eleven”
Case 12: cRet = ” twelve”
Case 13: cRet = ” thirteen”
Case 14: cRet = ” fourteen”
Case 15: cRet = ” fifteen”
Case 16: cRet = ” sixteen”
Case 17: cRet = ” seventeen”
Case 18: cRet = ” eighteen”
Case 19: cRet = ” ninetieen”
Case 20: cRet = ” twenty”
Case 30: cRet = ” thirty”
Case 40: cRet = ” fourthy”
Case 50: cRet = ” fifty”
Case 60: cRet = ” sixty”
Case 70: cRet = ” seventy”
Case 80: cRet = ” eighty”
Case 90: cRet = ” ninety”
Case 100: cRet = ” one hundred”
Case 200: cRet = ” two hundred”
Case 300: cRet = ” three hundred”
Case 400: cRet = ” four hundred”
Case 500: cRet = ” five hundred”
Case 600: cRet = ” six hundred”
Case 700: cRet = ” seven hundred”
Case 800: cRet = ” eight hundred”
Case 900: cRet = ” nine hundred”
End Select
SpellDigit = cRet
Exit Function
Pesan:
SpellDigit = “(maksimal 9 digit)”
End Function

Private Function SpellUnit(strNumeric As Integer)
Dim cRet As String
Dim n100 As Integer
Dim n10 As Integer
Dim n1 As Integer
On Error GoTo Pesan
cRet = “”
n100 = Int(strNumeric / 100) * 100
n10 = Int((strNumeric - n100) / 10) * 10
n1 = (strNumeric - n100 - n10)
If n100 > 0 Then
cRet = SpellDigit(n100)
End If
If n10 > 0 Then
If n10 = 10 Then
cRet = cRet & SpellDigit(n10 + n1)
Else
cRet = cRet & SpellDigit(n10)
End If
End If
If n1 > 0 And n10 10 Then
cRet = cRet & SpellDigit(n1)
End If
SpellUnit = cRet
Exit Function
Pesan:
SpellUnit = “(maksimal 9 digit)”
End Function

Public Function TerbilangInggris(strNumeric As String) As String
Dim cRet As String
Dim n1000000 As Long
Dim n1000 As Long
Dim n1 As Integer
Dim n0 As Integer
On Error GoTo Pesan
Dim strValid As String, huruf As String * 1
Dim i As Integer
‘Periksa setiap karakter masukan
strValid = “1234567890.,”
For i% = 1 To Len(strNumeric)
huruf = Chr(Asc(Mid(strNumeric, i%, 1)))
If InStr(strValid, huruf) = 0 Then
MsgBox “Harus karakter angka!”, _
vbCritical, “Karakter Tidak Valid”
Exit Function
End If
Next i%

If strNumeric = “” Then Exit Function
If Len(Trim(strNumeric)) > 9 Then GoTo Pesan

cRet = “”
n1000000 = Int(strNumeric / 1000000) * 1000000
n1000 = Int((strNumeric - n1000000) / 1000) * 1000
n1 = Int(strNumeric - n1000000 - n1000)
n0 = (strNumeric - n1000000 - n1000 - n1) * 100
If n1000000 > 0 Then
cRet = SpellUnit(n1000000 / 1000000) & ” million”
End If
If n1000 > 0 Then
cRet = cRet & SpellUnit(n1000 / 1000) & ” thousand”
End If
If n1 > 0 Then
cRet = cRet & SpellUnit(n1)
End If
If n0 > 0 Then
cRet = cRet & ” and cents” & SpellUnit(n0)
End If
TerbilangInggris = cRet & ” only”
Exit Function
Pesan:
TerbilangInggris = “(maximum 9 digit)”
End Function

Private Sub txtAngka_Change()
lblTerbilang.Caption = TerbilangInggris(txtAngka.Text)
End Sub

Fungsi tersebut akan berguna:
  • Menerjemahkan angka ke dalam kata-kata sampai dengan 15 digit termasuk nilai desimal (ratusan trilian apabila tanpa nilai desimal). Angka 15 digit ini merupakan nilai yang dapat ditampung MS Excel sebelum dirubah ke nilai exponen.
  • Desimal yang diterjemahkan sampai dengan dua angka dibelakang koma.
  • Mengenal 4 Style, yaitu cara penulisan huruf besar/kecil-nya.
  • Bebas menggunakan satuan yang diinginkan.


Langkah-langkanya adalah:

  1. Buka aplikasi MS Excel, apabila secara otomatis tidak muncul workbook baru (atau Book 1) maka bukalah Workbook baru dari File > New… (Ctrl+N);
  2. Pada workbook baru pada sheet mana saja pilihlah Tools > Macro > Visual Basic Editor atau dengan shortcut Alt+F11. Lihat Gambar 1.

    Gambar 1
  3. Setelah itu akan muncul window baru bertitle Microsoft Visual Basic. Setelah itu, pilih Insert > Module. Pada Module 1 yang baru dibuat, letakkan kursor pada bagian Code. Apabila belum muncul atau beralih ke bagian tersebut pilih View > Code (F7).
  4. Pada lembar kosong tersebut copy paste-kan list program pada file terbilang.txt. Lihat Gambar 2.

    Gambar 2
  1. Setelah Anda selesai mengcopy pilih File > Close and Return to Microsoft Excel untuk kembali ke workbook MS Excel.
  2. Simpan workbook tersebut, namai misalnya terbilang.xls.
  3. Sekarang Anda dapat mencoba fungsi tersebut dalam sheet mana saja dalam workbook tersebut. Misalnya Anda ketikan pada cell A1 angka berapa saja. Pilih cell yang akan menampung terjemahan kata-katanya, misalnya di A2.
  4. Pilih Insert > Function…, maka akan muncul dialog box daftar fungsi di MS Excel. Lihat Gambar 3.

    Gambar 3
  5. Dari daftar dalam Function category, pilihlah User Defined, sehingga dalam daftar di Function name muncul nama fungsi terbilang, pilih fungsi tersebut kemudian klik OK, sehingga muncul dialog box seperti Gambar 4.

    Gambar 4
  6. Isilah dialog box di atas dengan ketentuan sebagai berikut:
    Nilai_Angka
    Isilah dengan angka yang akan diterjemahkan, atau isi dengan nama cell yang berisi angka yang akan diterjemahkan, misalnya A1.
    Style
    Isi dengan kode 1 sampai dengan 4 untuk menentukan cara penulisannya.
    1: Teks terbilang ditulis dengan huruf besar (kapital) semua (uppercase);
    2: Teks terbilang ditulis dengan huruf kecil semua (lowercase);
    3: Teks terbilang ditulis dengan huruf besar pada awal kata saja (title case);
    4: Teks terbilang ditulis dengan huruf besar pada huruf pertama saja (sentence case).
    Isian style sifatnya optional, apabila tidak diisi maka defaultnya 4 (sentence case).
    Satuan
    Isi dengan satuan untuk teks terbilang, misalnya rupiah, unit atau buah. Isian satuan sifatnya optional, apabila dikosongkan maka teks terbilang ditulis tanpa satuan tertentu.
  7. Anda juga dapat langsung menggunakan fungsi terbilang secara langsung pada cell dengan formula:
    =terbilang(Nilai_Angka;Style;”Satuan”)
    Penjelasan lihat di atas. Perlu diperhatikan bahwa penulisan satuan ditulis dengan cara diapit tanda petik(”).
  8. Sekarang Anda tutup workbook tersebut. Coba buka kembali workbook tersebut, maka akan muncul peringatan seperti Gambar 5. Untuk dapat menggunakan fungsi terbilang diatas Anda harus memilih Enable Macros setiap kali Anda menggunakan

    Gambar 5

Pada tahapan ini Anda dapat menggunakan fungsi terbilang pada cell dan worksheet mana saja tetapi terbatas pada workbook tersebut. Setiap kali Anda membuat file MS Excel dan memerlukan fungsi terbilang Anda harus mengulangi langkah-langkah di atas atau Anda menyimpan dengan nama atau lokasi yang berbeda dengan cara File > Save As…
Ada cara lain agar setiap kali membuat file/workbook baru, Anda langsung dapat menggunakan fungsi terbilang. Langkah-langkahnya:

  1. Buka file yang Anda simpan di atas yang berekstensi xls. Kemudian pilih File > Save As.. Kemudian pada isian File name isi dengan nama file, misalnya terbilang. Pada isian Save as type pilih Microsoft Excel Add-In (*.xla). Lihat Gambar 6.

    Gambar 6
    Secara default folder yang terbuka untuk menyimpan file type Add-In ini berada pada C:WINDOWS\Aplication Data\Microsoft\AddIns, sebaiknya Anda menyimpannya pada folder ini, meskipun Anda dapat menentukan lokasi lain. Nantinya file yang disimpan berekstensi xla.
  2. Setelah Anda menyimpannya, tutup MS Excel. Buka kembali dengan workbook baru.
  3. Pada workbook baru tersebut pilih Tools > Add-Ins… Muncul dialog box seperti pada Gambar 7.

    Gambar 7
    Klik Browse… maka secara default Anda dihadapkan pada isi folder AddIns seperti disebut pada point 1, kemudian pilih file Add-In terbilang tersebut. Maka fungsi terbilang akan masuk list pada Add-Ins available seperti pada Gambar 7. Pastikan Anda beri tanda check. Kemudian klik OK.
  4. Pada workbook baru ini, Anda sudah dapat menggunakan fungsi terbilang, begitu pula saat Anda nanti membuat file/workbook baru.
  5. Anda dapat menonaktifkan Add-In ini dengan menghilangkan tanda check seperti tersbut di atas.

Louncher unuk Menjalankan blogdesk from USB Flash Disk

blogDesk-portable

Untuk penulisan isi blog, saat ini hampir semuanya saya menulis menggunakan blog editor BlogDesk. Selain karena blog yang menggunakan Wordpress telah didukung, saya suka dengan fasilitas image wizard-nya, dimana untuk menyisipkan image tidak perlu diupload terlebih dahulu dan cocok dalam hal menulis ketika offline. Suatu waktu terpikir oleh saya, akan lebih bagus jika BlogDesk dapat dijalankan langsung dari USB flash drive (UFD) sehingga dapat digunakan langsung jika harus berpindah-pindah komputer untuk menuliskannya.

Karena memang secara resmi belum ada BlogDesk Portable, dan setelah mencari belum ada yang membuatnya portable, akhirnya belajar bagaimana membuat software yang harus diinstal menjadi portable, hasilnya program launcher untuk menjalankan BlogDesk dari UFD. Launcher ini bertujuan untuk memberikan lingkungan sehingga BlogDesk dapat berjalan dan menyimpan arsipnya didalam UFD atau removable media lainnya. Launcher akan melakukan instalasi library dan menyiapkan registry untuk keperluan tersebut dengan membackup registry asli jika sebelumnya pada PC target sudah terinstall BlogDesk. Karena itu, kita tidak dapat menggunakan jika pada komputer target tidak memiliki hak untuk menginstall.

Karena Johannes Oppermann, developer BlogDesk agak berat untuk mengijinkan saya menyertakan sekalian BlogDesk dalam paket tersendiri, jadi saya tuliskan langkah-langkahnya untuk menggunakan launcher tersebut.

Download BlogDesk Launcher

blogDesk-portable-dirPertama, download BlogDesk Launcher. Setelah itu ekstrak ke hardisk atau ke UFD langsung. Jika kita menggunakan PortableApps, dapat langsung mengekstaknya ke direktori Portableapps. Struktur direktorinya seperti gambar di samping. Dalam direktori BlogDeskPortable terdapat file launcher yaitu BlogDeskPortable.exe. Sampai di sini belum dapat digunakan, jadi jangan jalankan dulu. Direktori dan file di bawahnya kita siapkan untuk langkah berikutnya.

Download dan Install BlogDesk

Langkah ini untuk yang belum pernah menginstall BlogDesk. Jika sudah lewati langkah ini. Jika belum, download BlogDesk langsung dari websitenya, kemudian lakukan instalasi normal.

Memindahkan File Program

Selanjutnya, masuk ke Program Files\BlogDesk. Salin semua isi direktori ini ke direktori BlogDeskPortable\App\BlogDesk yang sudah disiapkan pada langkah pertama. File-file yang sudah ada sebelumnya jangan dihapus, karena itu juga diperlukan. Jika Anda melakukan instalasi baru, sampai di sini Anda sudah dapat menggunakan dengan menjalankan file BlogDeskPortable.exe yang saya sebutkan sebelumnya. Jika sebelumnya sudah menggunakan BlogDesk, kemungkinan perlu untuk memindahkan data blog.

Memindahkan Data Blog

Jika sebelumnya sudah menggunakan BlogDesk, dan ingin agar data blog dan arsip-arsipnya dipindahkan, dapat dilakukan dengan menyalin semua folder dan file di dalam direktori Documents and Settings\\Application Data\BlogDesk\UserData ke dalam direktori BlogDeskPortable\Data.

Perlu saya ingatkan bahwa launcher ini memerlukan hak menginstall dalam komputer target. Meskipun dalam splash dan penamaan direktori dan file tercantum ‘Portable’, ini hanya portable dari sudut pandang saya, karena awalnya memang untuk keperluan sendiri. Launcher ini dibuat secara coba sana-sini, menggunakan Nullsoft Scriptable Install System (NSIS).

Selasa, Oktober 23, 2007

Hikmah Idul Fitri

Allahu Akbar....... Allahu Akbar........ Allahu Akbar.........
Dengan terdengarnya takbir dan tahmid, umat Islam melepaskan bulan Ramadan dan dengan takbir dan tahmid pula ia sambut 1 Syawal 1428 H. Mudah-mudahan pelepasan bulan Ramadan dan penyambutan bulan Syawal terpenuhi makna dan arti kedua peristiwa yang terjadi dalam suasana bergembira.


Selama bulan Ramadhan, jiwa, ruh, dan hati umat benar-benar telah terasah dengan amal-amal kebajikan, sehingga hati mereka yang merupakan wadah ketakwaan semakin terbuka lebar dan luas guna lebih mengembangkan dan meningkatkan kualitas takwa yang sudah diperoleh selama beribadah di bulan Ramadan, "Mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa" (QS [al-Hujurat] 49 : 3).

Idul Fithri bagi kaum wanita dan anak-anak ?

Sebagaimana halnya kamu pria, kaum wanita dan anak-anak pun disunnatkan menghadiri shalat 'Idul Fithri. Begitu pula halnya orang-orang tua, gadis-gadis perawan, wanita-wa nita haidh dan nifas. Seperti dilaporkan oleh Ummu Athiyah (HR. Bukhori - Muslim). Adalah Rasulullah SAW keluar bersama istri-istri dan putri-putrinya untuk melaksanakan shalat 'Idul Fithri dan mendengarkan khuthbah (HR. Ibnu Majah & Baihaqi dan Ibnu Abbas). Adapun untuk wanita haidh dan nifas, cukup mendengarkan khuthbah, tidak ikut shalat.

Idul fitri adalah hari kemenangan besar yang mengembalikan manusia pada fitrahnya (kesucianya) dimana jiwa kembali bersih karena dibasuh dengan ibadah, fitrah dan saling memaafkan. serta rezeki yang kita miliki telah dicuci pula dengan zakat.

Kembali kepada kesucian artinya dengan merayakan Idul Fitri ini kita mendeklarasikan kesucian kita dari berbagai dosa sebagai buah dari ibadah sepanjang bulan Ramadan. Pada Idul Fitri inilah, manusia yang taat pada takdir Allah meyakini tibanya kembali fitrah diri yang kerap diimajinasikan dengan ungkapan kala itu ba' terlahir kembali. Dan, bila kita bersedia menerima fitrah yang ada di hari besar ini serta menerjemahkan dengan pikiran dan bahasa sederhana, Idul Fitri merupakan momentum bagi manusia untuk langkah awal menuju kehidupan lebih baik.

Memang Idul Fitri bukanlah suatu yang akhir. Masih akan ada perjuangan yang harus dilalui sesudahnya. Seperti yang pernah diisyaratkan Rasulullah seusai perang Badr di akhir Ramadhan. Bahwa, dari perang kecil (Badr) masih ada perang yang lebih besar untuk menegakkan agama yang benar.

Beragama yang benar adalah nasihat menasihati, Sabda Rasul: Addinun Nashihhat, Arti nasehat bukan sekadar membimbing dengan kata-kata, tetapi menunjukkan serta mendukung segala kebajikan dengan amal perbuatan, sehingga pemberi nasihat mengantar orang yang dinasihati kepada suasana keterbukaan, tenggang rasa, serta insyaf bahwa kebutuhan manusia tidak dapat dipenuhi kecuali dengan bantuan orang lain.

Yang lebih penting, semoga saja tak cuma simbol yang melekat pada diri kita selepas puasa sebulan penuh ini. Segala aspek kehidupan yang lurus yang kita jalani selama Ramadhan ini hendaknya menjadi titik tolak untuk melangkah ke depan. Hal ini kita mulai dari diri kita sendiri, barulah kemudian ke jenjang yang lebih besar yakni saudara, keluarga, tetangga, hingga masyarakat luas.

Adapun mengenai perayaan Idul Fitri yang berbeda waktunya janganlah dijadikan perdebatan dan masalah besar.Sebaliknya, terimalah perbedaan itu sebagai rahmat dan tetap menjalin tali silaturahmi.

sumber : harian pagi makasar, indomedia, Aa Gym, tajuk online